c. polymorphisme (polimorfisme) adalah aksi yang sama yang dapat dilakukan terhadap berbeda objek. polimorfisme berati bahwa operasi yang sama mungkin mepunyai perbedaan dalam kelas yang berbeda. suatu implementasi yang spesifik dari suatu operasi dari kelas tertentu di sebut metode. memungkin dapat mempunyai lebih dari suatu metode. POLYMORPHISM adalah kemampuan untuk tampil dalam berbagai bentuk. hal ini mengacu pada kemungkinan messsage yang sama di kirimkan ke objek-objek lain padaclas yang berbeda dan merespons secara berbeda. 

5. CIRI-CIRI OBJEK objek adalah kombinasi antara struktur data da n perilaku dalam suatu entitas serta mempunyai nilai tertentu yang membedakan entitas serta mempunyai nilai tertentu yanng membedakan entitas tersebut.

BERIKUT INI MERUPAKAN CIRI-CIRI OBJEK.

A.memiliki identitas (identity)

B. memiliki klasifikasi 

C. memiliki kondisi/keadaan (state) state merupakan sebuah objek dinyatakan dalam attribut/propreties.

D. memiliki perilaku (behavior/method)

1). perilaku suatu objek dinyatakan dalam operation 

2). perilaku suatu objrk adalah mendefinisikan suatu cara objek tersebut bertindak dan memberikan reaksi.

6. PERBEDAAN ORIENTASI OBJEK DAN NON OBJEK                                                                          berikut ini merupakan perbedaan yang spesifik antara objek dengan metonologi non-objek. 

A. PENGGUNAAN ALAT metonologi non-objek menggunakan beberapa alat untuk menggambarkan model, seperti data flow diagram, dan structure chart. sementara itu, metonologi berorientasi objek menggunakan suatu jenis model dari tahap analisis sampai implementasi, yaitu diagram objek. 

B. DATA DAN PROSES pada metodologi non-objek data dan proses dianggap sebagai dua komponen yang bermainan. sementara itu, data dan proses pada metonologi berorientasi objek merupakan satu kesatuan, yaitu bagian dari objek.

C. BAHASA PEMROGRAMAN metonologi non-objek di pergunakan untuk melengkapi pemrograman terstruktur pada bahasa generasi ketiga. sementara itu, metodologi berorientasi objek di pergunakan untuk pemrograman berorientasi objek dan bahasa generasi keempat.

B. KONSEP BERORIENTASI OBJEK 

1.TEKNIK PEMODELAN OBJEK menggunakan tiga macam model untuk menggambarkan sisitem sebagai berikut.

a. model objek menggambarkan struktur dari suatu objek dalam sistem dan relasinya, sedangkan nodenya adalah kelas yang mempunyai antarkelas.

b. MODEL DINAMIK menggambarkan aspek dari sistem yang berubah setiap saat.model dinamik berisi state diagram. state diagram adalah graph dan nodenya adalah state sedangkan arc adalah transisi antara state yang di sebabkan oleh event.

c. MODEL FUNGSIONAL menggambarkan transformasi nilai data didalam sistem. model fungsional berisi data flow diagram. DFD adalah suatu graph dan nodenya menyatakan proses, sedangkan arc-nya adalah aliran data.

2.TEMA BERORIENTASI  ada beberapa tema sebagai dasar teknologi berorientasi objek sebagai penunjang sistem berorientasi objek.

a .ABSTRAKSI berati fokus pada aspek yang melekat dari entitas dan mengabaikan sifat yang sementara. dalam pengembangan sistem, fokus pada suatu objek dan yang di kerjakan oleh objek tersebut, sebelum menentukan implementasi. penggunaan abstraksi yang sesuai kemumgkinan model yang sama digunakan 

                   


Komentar